Pelajaran Hidup Dari Pensil

Banyak pelajaran hidup yang dapat kita renungkan dari sebuah pensil

Pelajaran hidup dari pensilPensil? Apa istimewanya sebuah pensil. Bahkan fungsinyapun sudah banyak digantikan oleh pulpen dan lainnya. Yakin ga buang-buang waktu baca postingan ini? Baca dulu aja mas bro en mbak sista. Ok..?!!!

Pelajaran hidup yang pertama adalah Pensil dapat menulis atau menggambar apa saja

Pensil memang sebuah benda yang sederhana tapi harus diakui bahwa pensil dapat digunakan untuk menulis atau menggambar apa saja. Begitu juga kita, manusia. Banyak potensi yang kita miliki. Ada banyak kekuatan tersembunyi pada diri kita, menanti untuk kita gunakan. Jadi, optimalkanlah.

Pelajaran hidup kedua adalah pensil perlu diraut

Setelah digunakan, pensil akan tumpul dan kehilangan ketajamannya. Maka kita perlu merautnya agar ketajamannya kembali seperti sedia kala. Manusia juga sama. Dan Alloh telah menyiapkan sebuah cara untuk meraut manusia. Rautan untuk manusia adalah ujian hidup. Setiap ujian hidup, yang hadir dalam kehidupan manusia, ada untuk meraut kita. Masalah hidup akan mempertajam manusia dalam menjalani kehidupannya. Dan ketika proses rautan itu selesai, ujian hidup terlewati, kita akan menjelma menjadi manusia yang lebih hebat dari sebelumnya.

Pelajaran hidup ketiga adalah pensil selalu memberi kesempatan untuk menghapus dan memperbaiki kesalahan coretannya

Terkadang kita salah dalam menulis atau menggambar dan pensil selalu memberikan kesempatan pada kita untuk menghapus lalu memperbaikinya. Persis dengan kita bukan? Siapa di antara kita yang tidak pernah melakukan salah? Manusiawi itu. Yang rada aneh, ketika ada manusia yang bangga dengan kesalahan-kesalahan yang telah dia lakukan. Btw, orang bijak bilang, manusia hebat itu bukan manusia yang tidak pernah melakukan kesalahan. Manusia super duper itu adalah manusia yang menyadari kesalahannya, tidak mengulangi perbuatannya dan berusaha memperbaiki kesalahannya itu.

Pelajaran hidup keempat adalah isi dari pensil

Apapun bentuk dan casing-nya, semenarik apapun hiasanya, yang terpenting dari sebuah pensil adalah isinya yaitu arang. Manusia juga tidak ada beda. Tak peduli seberapa ganteng seorang lelaki dan seberapa cantik seorang wanita, pada akhirnya yang dinilai adalah hatinya. Lagian Alloh tidak pernah menilai hamba-Nya dari bentuk dan rupa, tapi hanya dari Iman dan takwa tho?

Pelajaran hidup yang terakhir adalah pensil selalu meninggalkan bekas

Yup. Pensil akan selalu meninggalkan bekas. Tak perduli sudah kita hapus dan diperbaiki, coretannya selalu meninggalkan bekas. Beda manusia apa? Tidak ada. Semua yang kita lakukan selalu meninggalkan kesan. Sejarah akan mencatat manusia model apa kita ini. So, mari kita berlomba menjadi sebaik-baiknya manusia.

Prast

Iklan

Jejaknya sebelah sini ya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s